Nuansa Dewata di Tanah Lombok

By: Aulia R. Sungkar

Bersebelahan dengan Pulau Bali di bagian barat, Pulau Lombok punya banyak bakat serupa. Sampai tahun ini, entah bagaimana citranya masih tetap terjaga sebagai “Bali yang orisinil”.

Pura Batu Bolong

Pura Batu Bolong – photo courtesy of flickr.com

Untuk pemandangan sunset yang unik di pantai Senggigi, kunjungi Pura Batu Bolong. Sepintas tampak seperti Tanah Lot di Bali, pura ini juga aktif digunakan sebagai situs ibadah bagi umat Hindu di Lombok. Dengan latar Gunung Agung di kejauhan, pemandangan sunset akan tampak unik dari bagian barat Pulau Lombok ini. Pura Batu Bolong tak lepas dari kisah Dang Hyang Dwijendra, seorang pendeta Hindu dari Jawa Timur yang berpetualang ke Bali dan Lombok.  Tidak jauh dari sini, tersedia kemeriahan wisata pantai Senggigi yang telah mendunia. Menyerupai peran pantai Kuta di Bali, Senggigi sampai sekarang masih tetap menjadi ikon wisata Lombok. Belum ke Lombok kalau belum ke Senggigi.

40 menit dari pusat Kota Mataram

Holiday Resort

Nikmati keindahan alam Senggigi dari hotel ini, dan rasakan suasana seperti di Bali. Baik di kamar-kamar berpemandangan pantai, maupun di vila-vila menghadap kebun dan Beach Bungalow-nya. Holiday Resort Lombok menyajikan kemewahan yang bersahaja, seolah menyatu dengan alam Senggigi yang mengitarinya. Tersedia Rinjani Restaurant untuk menikmati masakan Indonesia yang autentik, dan juga hidangan khas Ayam Taliwang. Untuk relaksasi, ada fasilitas Mandalika Spa yang berpemandangan tepi pantai. Dari hotel milik Blue Bird Group ini, tamu dapat berjalan kaki ke pantai Senggigi untuk mencoba berbagai aktivitas yang tersedia, termasuk belanja baju dan suvenir di toko-toko seputar Senggigi.

45 menit dari Kota Mataram

Pantai Kuta

Pasirnya putih dan pantainya bersih. Namanya sama persis dengan Pantai Kuta di Bali. Bahkan, ketika Pantai Kuta Bali sekarang telah sesak dengan wisatawan, orang akan mudah mengatakan bahwa Pantai Kuta di pesisir Selatan Lombok ini sebagai “Kuta yang masih perawan” –istilah untuk belum tercemar. Tentu tidak sepenuhnya belum tercemar, karena di sini juga telah tersedia berbagai fasilitas wisata, dari kelas backpacker sampai high-end traveler. Di pesisir pantai ini ada bukit Mandalika yang legendaris, sebuah titik yang sempurna untuk menikmati keindahan pantai ini dari ketinggian.  Seperti Kuta Bali, pantai ini juga banyak didatangi turis mancanegara untuk surfing.

40 menit dari Lombok International Airport

Kura Kura 

Tidak ada hewan kura-kura di sini, kecuali sejumlah patung kura-kura yang menjadi maskotnya. Tapi untuk liburan keluarga dan olahraga, ini merupakan tempat yang paling tepat. Kura Kura Family Entertainment menyediakan banyak wahana untuk hura-hura bersama keluarga: dari waterpark, fun house sampai taman hiburan. Spot wisata ini juga berkonsep sportainment di mana tersedia fitness center dan arena main biliar, sering digunakan sebagai lokasi kompetisi. Tersedia pula Food Court dan Rumah Makan Pavilion. Sebuah taman hiburan tersedia di bagian kebun, dengan panggung yang menampilkan acara-acara hiburan di waktu-waktu tertentu.

45 menit dari hotel Holiday Resort, Senggigi

 

Baun Pusuk

Baun Pusuk – photo courtesy of taxi-david-lourdes.com

Baun Pusuk adalah wilayah pegunungan, masih bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani. Ada banyak monyet di sekitar wilayah pegunungan ini. Mereka biasa berhambur di pinggir jalan, menunggu orang-orang yang sukarela memberi mereka makan dan berfoto. Seperti di wilayah Bedugul, Bali, monyet-monyet ini sudah terbiasa dengan manusia, meski wisatawan harus tetap hati-hati. Tempat ini biasa dijadikan persinggahan bagi turis yang ingin mencapai lokasi air terjun Sendang Gile. Bagian terkenal yang mesti dikunjungi di Baun Pusuk adalah Pusuk Pass, yaitu wilayah puncak di mana kita bisa menyaksikan pemandangan hutan dari atas, dan juga pemandangan pantai nun jauh di sana.

45 menit dari Kura Kura Family Entertainment

Restoran Ayam Taliwang

Jika Bali terkenal dengan sajian Ayam Betutu, maka di Lombok ada Ayam Taliwang. Tentu ada banyak restoran yang menyediakan menu pedas ini di Kota Mataram. Salah satu yang paling ramai dikunjungi adalah Ayam Taliwang Irama. Dengan reputasi yang baik, restoran ini juga bisa disebut destinasi wisata, karena banyak wisatawan merujuknya sebagai restoran yang “wajib dikunjungi”. Restoran ini memiliki areal yang cukup luas, juga tersedia saung-saung untuk lesehan. Menyediakan menu Ayam Bakar Taliwang dalam dua tingkat kepedasan: sedang dan pedas. Selain itu, beberapa restoran lain yang juga sering dirujuk adalah Ayam Taliwang Kania dan Ayam Taliwang Pak Udin, keduanya di Kota Mataram.

50 menit dari Lombok International Airport

Originally published in Majalah Mutiara Biru (December 2017)